August 11, 2020

Cara Merawat Genset

Dalam dunia kerja elektronika khususnya kelistrikan, selain kita diwajibkan untuk mengetahui arus tegangan listrik pada PLN, kita juga diwajibkan untuk mengetahui arus tegangan listrik pada genset disaat kita dihadapkan pada masalah blackout PLN. Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan bagaimana cara memelihara atau merawat genset dengan baik agar tetap dapat hidup secara optimal ketika terjadi masalah pemadaman PLN. Sebagai contoh saya mengambil gambaran genset Himoinsa yang tutorialnya saya dapat dari tempat saya bekerja.

1. Perawatan Oil System

Cek Level Oli

  • Matikan Mesin
  • Pastikan Genset atau Unit rata
  • Cabut Oil Dipstick
  • Bersihkan Oil Dipstick dengan kain
  • Masukkan kembali Oil Dipstick ke posisi semula
  • Cabut kembali Oil Dipstick
  • Cek level oli, jika perlu tambah oli pada tanda “MAX”
  • Jika oli hanya sedikit diatas tanda “MIN”, tambahkan oli secukupnya
  • Pasang kembali Oil Dipstick

Ganti Oli

  • Jalankan engine untuk pemanasan mesin
  • Matikan mesin
  • Tempatkan tampungan oli dibawah Oil Pan bila tidak dilengkapi kran drain oli
  • Lepas baut drain oli dan kuras olinya
  • Pasang lagi baut drain oli
  • Isi lagi oli sampai level antara tanda “MIN” dan “MAX”
  • Bila terdapat kran drain, buka kran, kuras oli, tutup kran, isi oli kembali

Ganti Filter Oli

  • Lepas filter oli dengan alat pembuka filter oli (kunci rantai)
  • Perhatikan apakah ada oli yang tumpah
  • Bersihkan kotoran yang mungkin ada di tempat terpasangnya filter oli
  • Berikan sedikit oli pada gasket filter yang baru
  • Pasang filter yang baru secara manual (putar dengan tangan sampai masuk benar)
  • Kencangkan filter dengan kunci rantai sebanyak setengah putaran (secukupnya)
  • Cek level oli
  • Jalankan engine beberapa menit
  • Cek apakah ada kebocoran atau tidak
  • Matikan engine

2. Perawatan Fuel System

Ganti Filter Bahan Bakar

  • Tutup kran saluran bahan bakar
  • Lepas Filter dengan alat pembuka filter (kunci rantai)
  • Perhatikan apakah ada bahan bakar yang tumpah
  • Bersihkan kotoran yang mungkin adanya ditempat terpasangnya filter
  • Berikan sedikit solar pada gasket filter yang baru
  • Pasang filter yang baru secara manual (putar dengan tangan sampai masuk dengan benar)
  • Kencangkan filter dengan kunci rantai sebanyak setengah putaran (secukupnya)
  • Buka kran saluran bahan bakar
  • Jalankan engine beberapa menit
  • Cek apakah ada kebocoran atau tidak
  • Matikan engine

3. Perawatan Belt Drives

  • Periksa secara visual keseluruhan kondisi V-belt
  • Ganti V-belt jika terlihat cacat/rusak
  • Setelah pasang yang baru jalankan engine selama 15 menit
  • Matikan mesin, cek ketegangan V-belt
    1. 10-14 mm
    2. 7-10 mm
    3. 9-13 mm

4. Perawatan Baterry

Cek Baterry dan Koneksi Kabel Baterry

  • Jaga agar Accu tetap kering dan bersih
  • Lepas koneksi kabel yang kotor, termasuk klem kabel
  • Bersihkan terminal (+) dan (-), lapisi dengan greese anti asam
  • Pada saat memasang lagi, pastikan bahwa klem mengikat dengan baik (kuat dan kencang)
  • Kencangkan klem secukupnya

Cek Air Baterry

  • Lepas tutup air Accu (No 1)
  • Periksa level air accu apakah masih diantara tanda batas maksimum dan minimum
  • Jika perlu tambahkan dengan air accu isi ulang
  • Pasang kembai tutup air accu

5. Perawatan Air System

  • Buka klem (No 1)
  • Lepas tutup filter (No 2)
  • Lepaskan filter udara (No 3) dari tempatnya (No 4)
  • Bersihkan filter udara dengan kompresor, jika perlu ganti yang baru
  • Pasang kembali semua bagian seperti semula

6. Perawatan General

  • Selalu jaga kebersihan unit
  • Cek apakah baut-baut yang mungkin kendor
  • Cek apakah ada kebocoran pada saluran bahan bakar, oli, air pada engine
  • Cek apakah ada koneksi kabel yang kendor atau lepas
  • Cek kondisi unit secara menyeluruh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *