August 11, 2020

Komponen Dasar Genset

Genset adalah sebuah mesin yang terdiri dari mesin penggerak dan mesin pembangkit listrik (generator) yang disusun menjadi satu untuk menghasilkan tenaga listrik dengan besaran tertentu. Prinsip kerja genset terdiri dari mesin penggerak motor (diesel) yang melakukan pembakaran internal dengan bahan bakar solar atau bensin, sedangkan generator adalah alat penghasil listrik yang bekerja dari mesin penggerak yaitu tenaga gerak (kinetik) kemudian mengubahnya menjadi tenaga listrik.

Pada kesempatan ini penulis tidak membahas secara dalam mengenai pengertian dan sejarah beserta asal-usul dari genset, namun lebih dari penyajian komponen-komponen yang terdapat pada genset yang memudahkan kita untuk melakukan maintenance pada genset yang kita miliki. Adapun komponen genset tersebut penulis ambil dari pengalaman kerja menggunakan genset Himoinsa.

1. Generator

  • Berfungsi sebagai pembangkit listrik
  • Bekerja berdasarkan putaran engine
  • Distabilkan oleh Auto Voltage Regulator (AVR) yang berada didalam generator

Prinsip Kerja : Magnet dan kumparan yang digerakkan oleh engine sehingga menghasilkan power

2. Baterry

  • Berfungsi sebagai Power Supply System pada Genset
  • Mensupply tegangan 12 Vdc
  • Type Free Maintenance

3. Dinamo Starter

  • Berfungsi untuk putaran awal engine
  • Power Supply dari Baterry Genset
  • Bekerja dengan daya besar

4. Tali Kipas

  • Berfungsi sebagai penghubung antara pulley, kipas dan alternator charging
  • Ketegangan V-belt harus dicek setiap 500 jam operasi
  • Berikut ini adalah penjelasan ketegangan setiap sisi V-belt :
    1. 10-14 mm
    2. 7-10 mm
    3. 9-13 mm

5. Electric Fuel Pump

  • Berfungsi sebagai bahan bakar dari tangki harian ke filter bahan bakar
  • Membantu kinerja Mekanik Fuel Pump pada pompa injeksi
  • Bekerja menggunakan power supply 12 Vdc

6. Solenoid

  • Berfungsi sebagai pembuka dan penutup katup bahan bakar sehingga engine dapat hidup dan mati
  • Bekerja menggunakan power supply 12 Vdc

7. Filter Bahan Bakar

  • Berfungsi sebagai penyaring bahan bakar engine
  • Menggunakan type terpisah dengan water separator
  • Diganti setiap 500 jam operasi

8. Filter Oli

  • Berfungsi sebagai penyaring oli yang disirkulasi dalam proses pelumasan
  • Diganti setiap 500 jam operasi

9. Filter Udara

  • Berfungsi sebagai penyaring udara sebelum masuk ke engine
  • Jangka waktu penggantian filter udara tergantung dari kondisi tempat
  • Bila filter sudah kotor dapat dibersihkan dengan kompresor atau diganti baru

10. Pompa Injeksi

  • Berfungsi sebagai pompa injeksi bahan bakar menuju injektor(nozzle)
  • Menggunakan type injection segaris
  • Perlu dikalibrasi setiap 5000 jam operasi

11. Injektor (Nozzle)

  • Berfungsi sebagai pengbut bahan bakar yang dipompa oleh injection pump ke dalam ruang bakar
  • Terdapat 4 unit dalam genset type Yanmar 4TNV84T-GGE
  • Perlu dikalibrasi setiap 5000 jam operasi

12. Stik Level Oli

  • Berfungsi sebagai indikator level oli pada engine
  • Batas oli antara titik 2 sampai titik 3

13. Speed Control Level

  • Berfungsi sebagai alat pengatur putaran engine (RPM)
  • Putaran engine harus disesuaikan dengan standar engine(1500 RPM atau 50Hz)

14. Turbo Charger

  • Berfungsi sebagai pengirim pasokan udara menuju engine
  • Dapat menigkatkan tenaga engine sampai 30%
  • Bekerja menggunakan dorongan gas buang dikonfersi menjadi putaran

15. Sensor Oli

  • Berfungsi sebagai pendeteksi tekanan oli yang bersirkulasi pada saat engine runing
  • Mengirimkan signal pada control engine jika terjadi kegagalan pelumasan engine

16. Sensor Temperatur

  • Berfungsi sebagai alat pendeteksi suhu engine pada saat engine runing
  • Mengirimkan signal pada control engine jika terjadi kegagalan pada system pendinginan engine

17. Radiator

  • Berfungsi sebagai pelepas panas air yang digunakan dalam proses pendinginan engine
  • Sirip-sirip dirancang untuk memperluas permukaan sehingga panas dapat lebih mudah dilepas
  • System pendinginan menggunakan kipas radiator

18. Alternator Charging

  • Berfungsi untuk mengisi baterry pada saat engine hidup
  • Bekerja berdasarkan putaran engine melalui V-belt

19. Panel Control Engine

  • Berfungsi sebagai kontrol semua fungsi genset (engine-generator)
  • Terdapat kunci kontak, modul control, ampere meter, volt meter, lampu indikator dan breaker pemutus arus

20. Tangki Harian

  • Berfungsi sebagai tempat penampungan bahan bakar
  • Dari beberapa type terdapat indikator untuk mengetahui berapa volume bahan bakar dalam tangki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *